Home Random / Opini Etika Berkunjung Ke Tempat Wisata

Etika Berkunjung Ke Tempat Wisata

176
0
SHARE

Etika Berkunjung Ke Tempat Wisata – Saya yakin, hampir semua orang akan senang menghabiskan waktu liburannya untuk mengunjungi tempat wisata, entah untuk sekedar menghibur diri, menghilangkan kebosanan akibat rutinitas sehari-hari, atau mungkin untuk menyegarkan kembali pikiran yang sedang jenuh.

Etika berkunjung ke tempat wisata
Photo by: Masbocah

Apalagi sekarang ini, banyak sekali orang yang menggunakan social media, dimana hampir bisa dipastikan bahwa mereka (pengguna social media) akan mengunggah foto-foto kunjungannya di tempat wisata, entah sebagai kenang-kenangan, ataupun untuk sekedar “eksis”.

Iya, banyaknya orang yang ingin selalu eksis di social media, sedikit banyak telah mempengaruhi gaya hidup, hingga mempengaruhi “niat” dari berkunjung ke tempat wisata agar tetap eksis. Meskipun demikian, saya juga yakin bahwa masih banyak pula orang-orang yang mengunjungi tempat wisata karena benar-benar ingin menyegarkan pikiran.

Sayangnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tempat yang dikunjunginya itu saya rasa masih agak kurang, sehingga terkadang akan mengurangi keindahan dari tempat itu sendiri. Membuang atau meninggalkan sampah sembarangan, hingga perlakuan yang merusak tempat wisata itu sendiri hanya demi eksistensi di dunia maya, adalah contoh dari kebiasaan buruk para pengunjung.

Maka dari itu, melalui tulisan ini, saya bermaksud untuk memberikan sedikit himbauan kepada siapa saja yang ingin berkunjung ke tempat wisata agar tidak menjadi perusak, tapi benar-benar menjadi pengunjung yang baik. Dan di akhir tulisan nanti, saya akan beritahukan alasan mengapa ini menjadi sangat penting.

Bawalah Sampahmu, Hingga Menemukan Tempat Sampah

Kamu boleh membawa kertas di ketinggian 50.000 mdpl, mengambil fotonya, dan memamerkannya pada temanmu. Tapi, selalu ingat untuk membawanya kembali agar lokasi tersebut tak berubah fungsi dari yang awalnya tempat wisata, menjadi tempat pembuangan.

Kamu boleh menikmati pemandangan alam sambil menghabiskan perbekalan cemilan yang kamu bawa. Tapi, selalu ingat untuk membuang sampahnya pada tempat yang sudah ditentukan. Tak menemukan tempat sampah? Maka bawalah sampahmu, hingga kamu menemukannya!

Kita memang sudah sangat sering diingatkan mengenai hal yang sangat sederhana ini. Tapi sayangnya, tak sedikit orang yang mengabaikannya. Akibatnya? Tempat yang tadinya bersih, indah, perlahan akan berubah menjadi kotor.

Hindari Untuk Memetik / Menginjak Tanaman Kecil

Lokasi dengan banyak tumbuhan / bunga yang indah, seringkali menggoda pengunjung untuk berfoto disana. Boleh kok kamu berfoto disana, tapi tolong, hindari untuk menginjak-injaknya karena hal itu sudah pasti akan merusak tumbuhan tersebut.

Perlu kamu tau bahwa bunga-bunga yang indah itu tidak muncul dengan sekejap, dan butuh waktu beberapa lama agar ia bisa tumbuh dengan indahnya. Eksistensi mu di dunia maya takkan mengembalikan bunga yang sudah kamu rusak.

Tempat Wisata Adalah Milik Bersama

Perhatikanlah orang-orang disekitarmu, karena bukan hanya kamu saja yang mengunjungi tempat wisata. Taukah kamu bagaimana sebalnya orang-orang jika melihat ada salah satu pengunjung yang menempati spot berfoto terlalu lama?

Dan yang sering saya lihat adalah bagaimana beberapa pengunjung dengan cuek nya “mengganggu” pengunjung lain yang sedang berfoto di spot tertentu. Maka hindarilah hal menyebalkan itu, agar kamu tak diganggu oleh pengunjung lain.

Budayakan Antri

Semua orang tau bahwa kamu sudah tak sabar untuk masuk ke area wisata, dan semua orang pun merasakan hal yang sama. Berlaku lah seperti orang berpendidikan dengan tidak menyerobot antrian. Karena selain menyebalkan, kamu bisa saja memancing keributan karena masalah sepele tersebut.

Sekali lagi, tempat wisata adalah milik bersama, sehingga kamu tak boleh berlaku seenaknya. Antri lah dengan semestinya, maka semua orang termasuk kamu akan merasa nyaman.

Kenapa Hal Diatas Begitu Penting?

Bayangkan jika semua orang enggan untuk mengantri di tempat wisata. Bayangkan jika semua orang seenaknya mengganggu sesi berfoto mu di tempat wisata. Bukan kesenangan atau pikiran yang fresh yang akan kamu dapat, malahan yang ada, kamu malah makin stres karena menyaksikkan hal-hal menyebalkan tersebut.

Lalu, bayangkan jika tempat-tempat yang tadinya indah, berubah menjadi kotor karena sampah, atau rusak karena tumbuhannya terinjak-injak. Apalagi yang bisa kamu nikmati dari semua itu? Dan jika semua tempat wisata sudah rusak, mau kemana lagi kita akan berkunjung?

Pikirkan tentang hal itu. Karena, kewajiban untuk menjaga tempat wisata bukan sepenuhnya tugas pengelola, tetapi juga tugas dari masing-masing pengunjung. Pengelola bisa apa kalau pengunjungnya dengan seenaknya menginjak-injak keindahan tanaman yang ada di lokasi?

Ingat, kita pergi ke tempat wisata bukan untuk merusak. Dan meskipun kita sudah membayar mahal untuk bisa kesana, bukan berarti kita berhak untuk merusaknya. Silakan berfoto sesukamu, asal tetap menghindari untuk merusak apa yang ada.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here